Rabu, 01 Juni 2011

Pembinaan Pendidikan Islam Pada Masa Kehidupan Nabi Muhammad SAW (571 – 632 M)

klik judul untuk mendownload file lengkapnya

A.    Latar Belakang
 Secara umum sejarah mengandung kegunaan yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Karena sejarah menyimpan atau mengandung kekuatan yang dapat menimbulkan dinamisme dan melahirkan nilai-nilai baru bagi pertumbuhan serta perkembangan kehidupan umat manusia. Sumber utama ajaran Islam (Al-Qur’an) mengandung cukup banyak nilai-nilai kesejarahan, yang langsung atau tidak langsung mengandung makna yang besar, pelajaran yang sangat tinggi dan pimpinan utama, khususnya bagi umat Islam. Maka tarih dan ilmu tarih (sejarah) dalam Islam menduduki arti penting dan mepunyai kegunaan dalam kajian tentang Islam.
Sejarah pendidikan Islam akan mempunyai kegunaan dalam rangka pembangunan dan pengembangan pendidikan Islam. Dalam hal ini, sejarah pendidikan Islam akan memberikan arah kemajuan yang pernah dialami dan dinamismenya sehingga pembangunan dan pengembangan itu tetap berada dalam kerangka pandangan yang utuh dan mendasar.
Proses pendidikan sebenarnya telah berlangsung sepanjang sejarah dan berkembang sejalan dengan perkembangan sosial budaya manusia di muka bumi. Sementara itu Allah SWT telah menurunkan petunjuk-petunjuk melalui para rasul-Nya guna menjaga dan mengarahkan pertumbuhan dan perkembangan sosial budaya tersebut, agar tidak menyimpang dari tujuan penciptaan alam dam manusia itu sendiri. Zuhairini (1997: 12) mendefinisikan “pendidikan Islam tidak lain adalah proses pewarisan dan pengembangan budaya umat manusia di bawah sinar dan bimbingan Islam”.
Allah SWT menurunkan ajaran Islam kepada umat manusia melalui proses yang panjang, dan dalam rangkaian penyempurnaan ajaran Islam, setelah diutusnya Muhammad SAW sebagai rasul terakhirlah ajaran Islam menjadi sempurna, yang terabdikan dalam kitab suci Al-Qur’an. Jadi dapat disimpulkan bahwa titik tolak yang menjadi awal kajian sejarah pendidikan Islam adalah sejak Nabi Muhammad SAW menyampaikan (membudayakan) ajaran tersebut kepada (ke dalam budaya) umatnya atau yang dikenal dengan masa pembinaan pendidikan Islam.
Kedatangan Islam membawa perubahan yang sangat besar bagi perdaban manusia, khususnya bangsa Arab. Yatim (1993: 2) menjelaskan bahwa “Islam yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW telah membawa bangsa Arab yang semula terbelakang, bodoh, tidak terkenal, dan terabaikan oleh bangsa-bangsa lain, menjadi bangsa maju. Ia dengan cepat bergerak mengembangkan dunia, membina satu kebudayaan dan peradaban yang sangat penting artinya dalam sejarah manusia hingga sekarang. Bahkan kemajuan barat pada mulanya bersumber dari peradaban Islam melalui Spanyol”. Jadi menarik kiranya mengkaji tentang pembinaan pendidikan Islam yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW, sehingga menjadi suatu kekuatan yang kuat bahkan sampai sekarang ini. Masa pembinaan pendidikan Islam yang mencangkup masa di  mana proses penurunan ajaran Islam kepada Muhammad SAW dan proses pembudayaan (masuknya ke dalam kebudayaan manusiawi, sehingga diterima dan menjadi unsur yang menyatu dalam kebudayaan manusia), dan berlangsung sejak Muhammad menerima wahyu dan menerima pengangkatannya sebagai rasul, sampai dengan lengkap dan smpurnanya ajaran Islam menjadi warisan budaya Islam, sepeninggal Muhammad SAW. Untuk itu penulis menyusun makalah  yang disajikan dengan judul: “PEMBINAAN PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA KEHIDUPAN NABI MUHAMMAD SAW (571 – 632 M)” ini. Dan pembahasan dalam makalah ini dapat dibedakan menjadi dua tahap, baik dari segi waktu dan tempat penyelnggaraan, maupun dari segi isi da materi pendidikannya, yaitu: fase Makkah (fase awal pembinaan pendidikan Islam); dan fase Madinah (fase lanjutan/penyempurnaan pembinaan pendidikan Islam).

B.     Rumusan Masalah
1.       Bagaimanakah pelaksanaan pendidikan Islam di Makkah?
2.       Bagaimanakah pelaksanaan pendidikan Islam di Makkah?

C.    Tujuan
1.       Menjelaskan pelaksanaan pendidikan Islam di Makkah?
2.       Menjelaskan pelaksanaan pendidikan Islam di Makkah?




Untuk lebih lanjutnya…….
1.    Pastikan anda menjadi pengikut blog ini
2.    Kirim email ke: sangajimbojo@gmail.com atau ranggambojo@ymail.com
3.    Gabung di facebook dengan alamat email di atas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar